Kepribadian Sehat Menurut 7 Tokoh Psikologi
Tugas Untuk Mata Kuliah Kesehatan Mental, Program Studi Psikologi, Fakultas Psikologi, Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta.
Nama : Lilian Diva Ramadhani
NIM : 20310410014
Dosen Pengampuh : Fx. Wahyu Widiantoro, S.psi., M.AHai teman teman, selamat datang pada Blog sederhana saya. disini kita tahu bahwa pribadi sehat itu sangatlah penting bagi kita semua. untuk itu saya akan bahas apa saja teori teori kepribadian sehat menurut tokoh tokoh psikologi dunia.
1. Gordon W Allport
Kepribadian sehat menurut Allport adalah pribadi yang matang. Kepribadian yang matang tidak dikontrol oleh trauma dan konflik masa kanak-kanak.Orang-orang yang sehat dibimbing dan diarahkan oleh masa sekarang dan oleh intensi-intensi ke arah masa depan dan antisipasi-antisipasi masa depan. Dalam pandangannya, orang yang neurotis beroperasi dalam genggaman konflik-konflik dan pengalaman kanak-kanak sedangkan kepribadian yang sehat berfungsi pada suatu taraf yang berbeda dan lebih tinggi. Allport lebih menyukai mempelajari hanya orang-orang yang dewasa yang matang dan hanya sedikit saja berbicara mengenai orang-orang yang neurotis. Karena itulah dikatakan bahwa sistem dari Allport hanya berorientasi pada kesehatan. (semestapsikometerika, 2017)
2. Carl R Rogers
Menurut Rogers pribadi yang sehat adalah pribadi yang mampu berfungsi sepenuhnya. Mereka mampu mengalami secara mendalam keseluruhan emosi, kebahagiaan atau kesedihan, gembira atau putus asa. Ciri-ciri dari pribadi sehat ini adalah memiliki perasaan yang kuat, dapat memilih bertindak bebas, kreatif dan spontan. Memiliki keberanian untuk menjadi ”ada” yaitu menjadi diri sendiri tanpa bersembunyi dibalik topeng atau berpura-pura menjadi sesuatu yang bukan dirinya.
Konsep kepribadian sehat yang diberikan Rogers, merupakan konsep diri sendiri atau “self concept” yang muncul dari dalam diri pribadi manusia itu sendiri. Individu memiliki kemampuan dalam diri sendiri untuk mengerti diri, menentukan hidup, dan menangani masalah- masalah psikisnya. (Gynaindriyaniskandar, 2013)
3. Abraham Maslow
Kepribadian yang sehat menurut maslow adalah individu yang berhasil mengembangkan cintanya, bukan lagi diarahkan ke dalam diri sendiri, tetapi bisa diperluas pada orang-orang lain. Individu yang sehat melihat pertumbuhan dan perkembangan orang lain menjadi sama pentingnya pertumbuhan dan perkembangan diri sendiri. Maslow menempatkan rasa tanggung jawab pada orang lain melalui hierarki kebutuhannya, terutama pada kebutuhan untuk mencintai dan dicintai serta kebutuhan untuk mendapatkan penghargaan. Maslow juga menyatakan bahwa pertumbuhan psikologis akan menghasilkan kesehatan psikologis, sedangkan orang yang gagal bertumbuh dengan sendirinya akan mengalami gejala patologi baik mental maupun fisik. (MuhammadGery, 2013)
4. Erich Fromm
Kepribadian sehat menurut Eric Fromm adalah teori yang menggunakan pendekatan sosial psikologis dimana pemusatan perhatianya pada penguraian cara-cara dimana struktur dan dinamika-dinamika masyarakat tertentu membentuk para anggotanya sehingga karakter para anggota tersebut sesuai dengan nilai yang ada pada masyarakat . Karena pada dasarnya manusia terpisah dari alam dan dari sesamanya maka cara mempersatukan adalah melalui belajar bagaimana mencitai atau bagaimana meemukan keamanan dengan menyelaraskan keinginannya dengan masyarakat yang otoriter , karna manusia adalah mahluk yang memiliki kesadran pikiran akal sehat daya akal, kesanggupan untuk mencintai , perhatian tanggung jawab integritas bisa di lukai mengalami kesedihan sehingga apbila dalam kaitanya manusia kurang dalam menanggapi hal yang di sebutkan tersebut maka manusia tersebut bisa di katakan tidak sehat secara mental menurut Eric fromm . (NindyaAyuBunga, 2016).
5. Carl G Jung
Menurut Jung, Manusia sehat adalah:
1. integrasi diri sebagai ungkapan diri, kepribadian di integrasikan dan diharmoniskan sehingga semuanya dapat diungkapkan, integrasi dan ungkapan diri merupakan bagian sentral dari kesehatan psikologis.
2. Penerimaan dan toleransi terhadap kodrat manusia, karena mereka begitu terbuka kepada ketidaksadaran kolektif maka orang-orang yang terindividuasi memiliki kesadaran dan toleransi yang lebih besar terhadap kondisi manusia.
3. Mampu menerima apa yang tidak diketahui dan misterius, karena mereka tidak lagi semata-mata makhluk pikiran, maka mereka dapat menerima dalam kesadaran, ketidaksadaran faktor-faktor irasional.
4. Memiliki kepribadian yang universal, karena tidak ada lagi satu segi kepribadian (sikap, fungsi, atau sisi dari arketipe) yang dominan, maka keunikan individu hilang. (afiantika, 2013)
6. Victor Emil Franklr
Menurut Frakl, pribadi sehat adalah pribadi yang mampu menentukan makna hidup. Teori tentang kodrat manusia yang berasal dari lomographybibangun atas tiga tiang: kebebasan kemauan, kemauan akan arti, dan arti kehidupan. Frankl menentang teori tentang kondisi manusia yang ditentukan dari instink biologis dan konflik masa lalu melainkan tergantung dari kebebasan individu dalam menentukan pilihan.
Menurut Frakl, individu yang sehat ialah individu yang mampu menemukan dan mendapatkan pengertian yang sangat penting mengenai arti dan maksud dalam kehidupan. Lomotherapy mengemukakan tiga cara bagaimana kita memberikan arti bagi kehidupan : (1) dengan memberi kepada dunia lewat ciptaan, (2) dengan sesuatu yang kita ambil dari dunia dalam pengalaman, (3) dengan sikap yang kita ambil terhadap penderitaan. (afiantika, 2013).
7. Friedrich Salomon Perls
Menurut Perls orang yang sehat adalah orang yang memiliki kesadaran penuh akan dirinya kini serta tidak terjebak oleh masa lalu maupun masa depan. Mereka memiliki tanggung jawab terhadap diri mereka sendiri dan tidak bertanggung jawab terhadap kehidupan orang lain. (duniapsikologi, 2013)
Daftar Pustaka
1. https://www.semestapsikometrika.com/2017/12/kepribadian-sehat-model-allport-orang.html
2. https://ginaindrianyiskandar.wordpress.com
3. https://muhammadgery20.blogspot.com
4. https://nindyaayubunga.blogspot.com
5. http://afiantika.blogspot.com
6. https://duniapsikologi.blogspot.com
Komentar
Posting Komentar